Jokowi Akan Menambah Jumlah Dana Desa dan Memberikan Dana Kelurahan 0 224

Jakarta, JokowiMaruf.Net – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berhasil membangun desa-desa melalui Kementerian Pedesaan yang dibentuk di awal pemerintahannya bersama Jusuf Kalla tahun 2015. Jumlah Dana Desa yang dapat digunakan langsung pemerintah desa bersama masyarakatnya terus mengalami pertambahan dari tahun ke tahun.

Menurut keterangan dari Jokowi melalui akun Sosmed resminya, Dana Desa sudah digulirkan semenjak tahun 2015. Angkanya tidak sedikit, dari Rp20 triliun di tahun 2015, naik setiap tahun dan sekarang Rp60 triliun.

“Tahun depan, Insya Allah, Dana Desa menjadi 73 triliun rupiah,” kata Jokowi, Rabu (24/10/2018).

Dengan Dana Desa itu, kata Jokowi, pemerintah berupaya mendorong perputaran uang di desa-desa dengan kegiatan yang dikelola sendiri oleh masyarakat, menggunakan tenaga kerja setempat, dan memanfaatkan bahan baku lokal di desa. Jadi, uang yang sampai ke daerah tidak kembali tersedot ke Jakarta.

“Desa-desa sudah merasakan manfaatnya. Belakangan, kota-kota juga menuntut adanya Dana Kelurahan. Banyak keluhan,”Pak, ada Dana Desa, mana dana untuk kota?” Maka tahun depan kita meluncurkan Dana Kelurahan,” ungkap Jokowi.

Ia menambahkan, Dana Kelurahan diberikan mulai tahun 2019 untuk memperbaiki kampung dan digunakan untuk kepentingan masyarakat. Sepenuhnya untuk rakyat, bukan untuk siapa-siapa.

Meski Joko Widodo maju sebagai Capres Nomor Urut 01 bersama Cawapres KH Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019, namun ia tidak ingin Dana Kelurahan yang sudah direncanakan jauh hari sebelumnya, dipolitisasi. Jokowi beranggapan bahwa membangun bukan hanya melalui politik.

“Karena itulah, saya minta semua pihak untuk tidak mengaitkan kebijakan ini dengan urusan politik, karena kehidupan tidak semata soal politik,” pintanya.

Sebagaimana diketahui, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonsia dibentuk di era pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla melalui Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2015. Kementerian ini bertugas membidangi urusan pembangunan desa dan kawasan perdesaan, pemberdayaan masyarakat desa, percepatan pembangunan daerah tertinggal, dan transmigrasi. [JMN/Marselinus]

Facebook Comments
Previous ArticleNext Article

Most Popular Topics