Tim Jokowi-Ma’ruf Menolak Usulan Tim Prabowo-Sandiaga, Debat Capres Pakai Bahasa Inggris 0 194

Jakarta, JokowiMaruf.Net – Tim Joko Widodo-Ma’ruf Amin menolak usulan tim Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk melakukan debat calon presiden dan wakil presiden dilakukan dengan menggunakan bahasa Inggris.

Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Raja Juli Antoni menyatakan, debat capres-cawapres wajib menggunakan bahasa Indonesia karena itu merupakan bahasa persatuan.

“Enggak usah usul yang aneh-aneh. Bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan kita. Debat presiden dan wapres mesti pakai bahasa Indonesia saja,” ungkap Sekjend Partai Solidaritas Indonesia ini di Jakarta, Jumat (14/9/2018).

Menurut Antoni, tujuan dari debat capres-cawapres adalah agar publik bisa memahami visi, misi dan program yang ditawarkan oleh Capres-Cawapres. Bila memakai bahasa asing, ia khawatir publik justru tidak paham.

“Kembalikan kepada esensi debat itu apa? Kita ingin rakyat tahu apa isi kepala calon presiden kita. Rakyat ingin tahu jejak rekam calon presiden,” ujar Antoni.

Antoni beranggapan, tak perlu debat dengan bahasa Inggris jika hanya ingin menunjukkan pada publik bahwa Prabowo-Sandiaga mahir berbahasa Inggris.

“Saya juga menolak usulan debat cawapres menggunakan bahasa Arab, hanya karena ingin menunjukan Kiai Ma’ruf mahir bahasa Arab. Jangan usul yang aneh-aneh,” tegasnya.

Pasalnya, Antoni menilai, usulan debat memakai bahasa Inggris ini karena kubu Prabowo-Sandi tak percaya diri dengan visi, misi dan program yang mereka akan tawarkan.

“Jadi, saran saya siapkan saja materi debat yang baik agar masyarakat yakin bahwa kandidat Anda terbaik. Latihan yang banyak agar bicara kebijakan kongkret, tidak swkedar retorika,” saran Antoni.

Sebelumnya, Koalisi partai politik pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengusulkan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar satu sesi debat capres-cawapres dengan menggunakan bahasa Inggris.

“Boleh juga kali ya. Ya, makanya hal-hal rinci seperti itu perlu didiskusikan,” ungkap Ketua DPP PAN Yandri Susanto di Rumah Pemenangan PAN, Jalan Daksa, Jakarta, Kamis (13/9/2018) seperti dikutip Antara.

Yandri mengungkapkan, pemimpin Indonesia bakal bergaul dan banyak berbicara di forum internasional yang memerlukan penggunaan bahasa Inggris. Sehingga, menurutnya penting untuk melihat Capres-Cawapres bisa menguasai bahasa Inggris.

 

Sumber : Kompas.com

Editor : Tim www.jokowimaruf.net

Facebook Comments
Previous ArticleNext Article

Most Popular Topics