TKN Bangga, Jokowi Masuk Daftar 50 Tokoh Muslim Paling Berpengaruh di Dunia 0 499

Jakarta, JokowiMaruf.Net – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo -KH Ma’ruf Amin melalui Direktur Relawan, KH Maman Imanulhaq Faqih merasa bangga atas prestasi yang diraih Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga masuk dalam daftar 50 tokoh muslim paling berpengaruh di dunia.

Kebanggaan Kyai Maman ini diungkapkan saat melakukan konferensi pers bersama Tim Advokat Indonesia Maju (AIM) di Rumah Cemara Jokowi – Ma’ruf Jalan Cemara, Jakarta, Jumat (19/10 /2018).

“Masuknya Jokowi dalam jajaran muslim paling berpengaruh, masuk 50 besar, itu menunjukkan kembali, sesungguhnya kepemimpinan Jokowi itu berlandaskan atas nilai-nilai universal islam, yaitu kerja keras, moderatism, menghargai kearifan lokal dan mengusung sesuatu yang demokratis,” ungkap Maman.

Menurut politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, Penghargaan dari The Royal Islamic Strategic Studies Centre ini menjadi penting ketika masih banyaknya tudingan terhadap Jokowi anti-islam, melakukan kriminalisasi terhadap ulama dan dinilai tidak mendukung perjuangan umat islam.

Melalui penghargaan ini, menurut dia, semakin nyata nilai-nilai islam sesungguhnya telah diperjuangkan oleh Jokowi.

“Nilai-nilai islam itu tampak bagaimana nilai kerja keras. Bagaimana nilai kebersamaan. Bagaimana dia menghadapi orang yang mencaci makinya dengan cara-cara yang lebih demokratis dan sebagainya,” jelas Ketua Lembaga Dakwah PBNU ini.

Lebih lanjut bagi dia, masuknya Jokowi dalam deretan top 50 muslim paling berpengaruh akan memberikan warna terhadap wajah islam di dunia–yang masih sering ditunjukkan dengan terorisme dan radikalime.

Melalui kepemimpinan Jokowi ini, dia berharap akan mampu menginspirasi peradaban dunia dan mampu menghentikan konflik-konflik di Timur Tengah.

Diketahui, Jokowi berada di deretan ‘Top 50’ dalam daftar yang dirilis The Muslim 500 tersebut. The Royal Islamic Strategic Studies Centre yang berkedudukan di Amman, Jordania menempatkan Presiden Jokowi di posisi ke-16 dari deretan 50 tokoh muslim dunia paling berpengaruh tahun 2019 (red: ranking kumulatif selama 10 Tahun).

Mengutip buku ‘Edisi Ulang Tahun Ke-10, 500 Muslim: 500 Muslim Dunia Paling Berpengaruh Tahun 2019, tercatat dari Indonesia ada empat tokoh yang masuk ke daftar muslim berpengaruh di dunia yakni Presiden Jokowi (16), Ketum PBNU Said Aqil Siradj (20), dan Habib Luthfi bin Yahya (37).

Adapun untuk peringkat teratas dikunci oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (1), Raja Saudi Salman bin Abdulaziz (2), Raja Jordania Abdullah Hussein (3).

Jokowi Menurut The Muslim 500, dinilai sebagai pemimpin populis, dan Presiden Indonesia pertama tidak berasal dari militer atau elit politik.

Dia berasal dari latar belakang keluarga sederhana keturunan Jawa. Ayahnya memiliki bisnis mebel kecil, yang sering tidak bisa memenuhi kebutuhan mereka.

Orangtuanya berjuang untuk menyekolahkan Jokowi di jenjang Universitas, di mana ia lulus di bidang kehutanan. Setelah lulus, Jokowi bekerja selama tiga tahun di bidang Kehutanan, di badan usaha milik negara di Aceh sebelum kembali ke bisnis keluarga.

Jokowi adalah Walikota Surakarta sebelum menjadi Gubernur Jakarta pada September 2012. Ia menjabat sebagai Walikota sukses yang menikmati hubungan dekat dengan rakyatnya.

Jokowi membangun reputasi menjadi seorang politisi bersih, menghindari tuduhan korupsi dan nepotisme yang mewabah di kebanyakan politisi. Keberhasilan politik Jokowi berlanjut dengan terpilih sebagai Gubernur Jakarta.

Joko Widodo dinilai sukses sebagai Gubernur melakukan terobosan atau reformasi dalam pendidikan, transportasi, pembenahan PKL dan pasar tradisional, dan melaksanakan pengendalian banjir. Jokowi menjadi kandidat presiden, ketika Megawati Sukarnoputri, mantan Presiden Indonesia, memilih dirinya menjadi calon Presiden dari Partai PDI-Perjuangan.

Ia juga telah menikmati dukungan dari banyak musisi dan seniman (ia dilaporkan penikmat musik heavy metal), dan ini sangat membantunya pada kampanye presiden 2014.

“Budaya blusukan, Presiden Widodo telah menjadi terkenal dengan blusukan untuk melihat dan mendengar langsung dari aspirasi masyarakat. Hal ini memungkinkan dia untuk secara langsung mendengarkan kekhawatiran dan kritik, memungkinkan dia untuk mengembangkan hubungan pribadi yang erat dengan masyarakat,” tulis The Muslim 500, Jumat (19/10/2018).

Meskipun pertumbuhan ekonomi tidak seperti yang diharapkan, namun investasi dalam infrastruktur dan pelayanan sosial masih akan membuat Jokowi masih menikmati dukungan kuat dari rakyat. Ia juga masih dipandang sebagai pemimpin yang jujur dan tercatat sukses menyelenggarakan dan prestasi Asian Games 2018 di Jakarta.

Kini, Presiden Jokowi telah mengumumkan pencalonannya kembali menjadi calon presiden dalam pemilihan Presiden pada April mendatang. Jokowi memilih Ma’ruf Amin sebagai pendampingnya. Dimana, KH Ma’ruf Amin merupakan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan mantan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Penulis: Srihandriatmo Malau/Tribunnews.com
Editor : Marselinus/JokowiMaruf.Net

Facebook Comments
Previous ArticleNext Article

Most Popular Topics